"Everyone in Shaker Heights was talking about it that summer: how Isabelle, the last of the Richardson children, had finally gone around the bend and burned the house down."
---------------------------------------------------------------------------------------------------------------
Total : 388 halaman
Penerbit : Penguin Press
Genre : General Fiction, Domestic Fiction, Young Adult
Bahasa : Inggris
Sudah diterjemahkan ke dalam Bahasa Indonesia juga loh sama Penerbit Spring
*Sinopsis ala Gue*
Little Fires Everywhere mengambil latar belakang tempat di suatu kota fiksi bernama Shaker Heights. Di sini semuanya serba rapi dan teratur. Bukan saja letak tata kota dan tinggi rumputnya, begitu juga penduduknya. Keluarga Richardson dengan dikepalai sang nyonya rumah, Elena Richardson, merupakan salah satu keluarga teladan dan berpengaruh. Lalu datanglah seorang ibu tunggal, Mia dan anak remajanya, Pearl. Mereka berbeda banget kalau dibandingkan dengan penduduk Shaker Heights pada umumnya, apalagi keluarga Richardson. Mereka menyewa salah satu rumah Richardson dan kekontrasan antar kedua keluarga ini justru saling mengusik rasa penasaran satu sama lain.
Awalnya semua akur dan baik-baik saja, sampai salah satu teman Elena mulai terlibat perebutan hak asuh anak dengan teman Mia. Sejak itu terpecahlah seisi kota menjadi dua kubu yang berlawanan. Masalah pun merembet kemana-mana dan sosok Mia yang misterius pun mulai membuat penasaran.
*Ulasan Gue*
Secara resmi, tokoh-tokoh utamanya adalah Mia Warren, Elena Richardson dan Pearl. Little Fires Everywhere diceritakan dari berbagai sudut pandang yang berbeda dan dengan narasi yang masing-masing kuat sehingga rasanya semua tokoh hampir memiliki kedudukan yang sama. Gaya bercerita Celeste Ng yang mengalir dan ringan memberi nilai tambah sendiri untuk buku ini.
Kisah dimulai dengan rumah Richardson yang terbakar dan dari situ, alurnya terlempar kembali pada saat kedatangan Mia dan Pearl pertama kali. Setelah itu, alur mulai berjalan maju dengan dibumbui flashback. Plot twist nya buat gue pribadi sih biasa aja. Ngga sampai membuat gue tercengang atau gimana. Tapi tetep gue menikmati alur cerita dan kejutan-kejutan kecilnya.
Konflik utamanya tentang perebutan hak asuh anak mendominasi sebagian besar ceritanya. Tapi jangan salah, masih banyak bumbu-bumbu konflik lainnya yang tetap membuat gue untuk nggak mau berhenti membacanya.
Yang menarik dari Little Fires Everywhere ini buat gue adalah beragamnya topik yang diangkat. Lumayan lengkap loh. Sebut saja, teens love, motherhood, konflik remaja yang masih mencari jati diri, passion, adopsi, ras, insecurity in life dan masih banyak lainnya.
Ada juga karakter Mia Warren yang paling berbekas buat gue. Overall, buku ini melalui tokoh-tokohnya menyentil sesuatu di gue dan rasa-rasanya seperti diingatkan. About this one, I'll have a separate post.
Hal lainnya yang membuat gue tertarik adalah open ending-nya dimana setelah selesai membacanya malah membuat gue terus bertanya-tanya bagaimana kelanjutan ceritanya dan nasib tokoh-tokohnya. Ceritanya sih sudah selesai, jadi nggak berasa digantung. And this is what a good book means to me. The one that still leaves its trace in your mind and in your heart until its last page.
Walau bacanya banyak terputus karena gue sambil liburan, tapi aseli begitu masuk ke kompleks Shaker Heights rasanya kayak langsung diketapel. So, I hope you guys will pick up this book and will love it as much as I do.
♥

Comments
Post a Comment